Foto: Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor.
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara memprioritaskan penguatan numerasi di jenjang SD dan SMP sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan.
Langkah ini menjadi penting karena hasil evaluasi menunjukkan masih adanya kekurangan, terutama di tingkat sekolah dasar.
Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyampaikan bahwa capaian numerasi SMP sudah cukup baik, sementara SD masih harus dikejar agar tidak berdampak pada nilai rapor pendidikan daerah.
“Kalau tidak ditingkatkan sekarang, skor kita bisa menurun. Karena itu, SD menjadi fokus kami dalam peningkatan numerasi,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Sebagai bentuk dukungan konkret, Disdikbud telah menyediakan alat peraga belajar numerasi di setiap sekolah. Alat ini dirancang agar pembelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami siswa.
Thauhid menjelaskan bahwa alat bantu ini penting karena anak-anak SD, terutama yang baru masuk, belum memiliki fondasi berhitung yang kuat. Ini terjadi karena di jenjang PAUD belum diperkenalkan konsep matematika secara formal.
Ketika masuk SD, mereka langsung dihadapkan pada pelajaran berhitung yang cukup kompleks. Tanpa pendekatan yang menyenangkan, siswa bisa merasa cemas terhadap angka dan logika.
“Kalau anak sudah takut duluan dengan angka, kemampuan numerasinya pasti sulit berkembang. Maka kami hadirkan alat bantu yang bisa membuat mereka tertarik,” jelasnya.
Duta Literasi-Numerasi juga dilibatkan dalam proses pembelajaran ini. Mereka diharapkan bisa menyampaikan materi secara inspiratif dan menjadi contoh dalam mengembangkan budaya belajar yang aktif.
Disdikbud menargetkan peningkatan numerasi bukan hanya dari sisi nilai, tetapi dari minat dan pemahaman siswa terhadap konsep dasar matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Pihaknya juga terus mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan agar bantuan yang diberikan betul-betul tepat sasaran dan berdampak nyata.
“Numerasi itu bukan sekadar berhitung, tapi kemampuan berpikir logis yang menjadi dasar anak-anak dalam menempuh jenjang pendidikan berikutnya,” pungkas Thauhid.
Perlu diketahui bahwa : Program Literasi dan Numerasi yaknj upaya sistematis untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, memahami, dan menggunakan informasi tertulis (literasi) serta menghitung, menganalisis, dan memecahkan masalah menggunakan angka (numerasi). (Adv)







Users Today : 578
Total Users : 492834
Views Today : 929
Total views : 1586883
Who's Online : 2