Publiknews.co Samarinda – Inisiatif Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, untuk mendorong kerja sama antara pengusaha tambang dan migas dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mendapat sambutan positif dari DPRD Kaltim.
Kolaborasi ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan fiskal daerah melalui pengelolaan sumber daya alam secara optimal.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah progresif tersebut dan menilai perlu segera diwujudkan.
“Kami menyambut baik ajakan Pak Gubernur untuk menggalang sinergi antara pelaku industri strategis dengan BUMD. Ini merupakan peluang nyata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yang selama ini belum maksimal,”ujar Firnadi, Jumat (4/7/2025).
Firnadi menekankan bahwa BUMD harus berperan sebagai motor penggerak dalam pengelolaan potensi ekonomi daerah.
Namun hal ini membutuhkan sinergi yang erat antara berbagai sektor serta dorongan dari pemerintah daerah agar pelaku industri besar dapat membuka peluang keterlibatan BUMD.
“Kontribusi sektor tambang dan migas selama ini belum optimal. Dengan pendekatan kolaboratif, terutama melalui BUMD, kita dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,”jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peran BUMD tidak harus langsung pada inti bisnis industri, melainkan bisa terlibat dalam aktivitas pendukung seperti jasa angkutan, bongkar muat, penyediaan logistik, hingga pengelolaan fasilitas pendukung lainnya.
“Peluang ini sangat terbuka. Yang penting adalah menyiapkan BUMD agar memenuhi standar teknis dan dapat berpartisipasi melalui kerja sama yang transparan dan adil,”tambah Firnadi.
Firnadi juga menyatakan komitmen Komisi II DPRD Kaltim untuk memberikan dukungan melalui regulasi, pengawasan, dan program-program penguatan kapasitas BUMD di sektor-sektor strategis.
“Kami akan memastikan bahwa inisiatif ini tidak hanya berhenti pada wacana. Hubungan komunikasi yang telah dibangun Gubernur dengan pengusaha harus menjadi momentum bagi aksi nyata,”tegasnya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik legislatif, eksekutif, maupun dunia usaha, untuk memandang kerja sama ini sebagai investasi jangka panjang demi kemandirian ekonomi Kalimantan Timur.
“Jika dikelola secara serius, kolaborasi ini bisa menjadi loncatan signifikan bagi peningkatan pendapatan daerah sekaligus memperkuat posisi BUMD sebagai pilar utama pembangunan daerah,”pungkas Firnadi.
(ADV)
Penulis Nisnun Editor Redaksi PN.






Users Today : 783
Total Users : 415831
Views Today : 1032
Total views : 1457713
Who's Online : 5