Publiknews.co Samarinda – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa DPRD Kaltim menetapkan tiga sektor utama sebagai prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2025.
Ketiga sektor tersebut meliputi penyediaan motor pengangkut sampah, peningkatan penerangan jalan umum (PJU), serta perbaikan akses air bersih bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Ananda usai menyerap aspirasi warga dalam kegiatan reses di RT 31, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kota Samarinda beberapa waktu yang lalu.
Ia menyebutkan bahwa masukan dari warga menunjukkan masalah yang sangat mendasar dan perlu segera ditangani.
“Berdasarkan hasil dialog langsung dengan masyarakat, keluhan yang paling sering muncul adalah persoalan penumpukan sampah, minimnya pencahayaan jalan, dan kesulitan mendapatkan air bersih. Tiga hal ini yang akan kami dorong untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Ananda.
Ia menyoroti secara khusus persoalan air bersih, yang menurutnya masih menjadi tantangan besar di beberapa wilayah Kaltim.
“Banyak kawasan belum memiliki akses terhadap jaringan pipa PDAM, atau jika pun ada, alirannya sangat terbatas. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan dan perlu penanganan secepatnya,”tegasnya.
Ananda menambahkan bahwa ketiga sektor tersebut bukan sekadar program top-down, melainkan hasil dari kebutuhan nyata yang disampaikan masyarakat di lapangan.
“Setiap usulan yang kami bawa berasal dari suara masyarakat secara langsung. Mulai dari tingkat RT hingga desa, semua menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan,”ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa DPRD Kaltim berkomitmen untuk memperkuat dukungan anggaran demi memperluas cakupan pembangunan infrastruktur dasar.
“Infrastruktur yang memadai menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah,”pungkas Ananda.
Penulis Nisnun Editor Redaksi PN






Users Today : 141
Total Users : 489618
Views Today : 462
Total views : 1580471
Who's Online : 5