• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

DPRD Kota Samarinda, Komisi IV hearing soal Tunjangan Insentif Guru, DPRD komisi IV : kekeh mempertahankan.

Redaksi by Redaksi
Agustus 24, 2022
in Advetorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
DPRD Kota Samarinda, Komisi IV hearing soal Tunjangan Insentif Guru, DPRD komisi IV : kekeh mempertahankan.
Bagikan

PublikNews. Co -Samarinda– Sri Puji Astuti selaku ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda. Katakan akan tetap dipertahankan tunjangan Insentif Guru kota Samarinda. Jum’at, (23/08/22) siang.

Pada Rapat dengar pendapat yang dilaksanakan oleh Komisi IV DPRD Kota Samarinda dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Samarinda adalah rapat lanjutan setelah pihak DPRD rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota. Kamis, 18/08/2022.

Sri Puji Astuti mengakui bahwa Samarinda sangat bergantung kepada Guru honorer maka sangat disayangkan sekali, ada 80 persen guru yang ada yang berstatus honorer .

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menegaskan kembali, pihaknya akan terus mempertahankan dan mengupayakan agar insentif untuk guru maupun tenaga kependidikan tetap diberikan dan meminta agar dilebihkan bukan dikurangi, apalagi sampai dihapus.

“Perlu ada keberpihakan dari Pak Wali Kota untuk peningkatan SDM. Tidak melulu membangun infrastruktur,” ujar Puji menanggapi hal tersebut.

Untuk gaji pokok yang terima oleh guru, dinilai sangat kurang dan tidak memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari para guru, terlebih guru honorer.

“Padahal selama ini Komisi IV DPRD Samarinda sejak zaman Pak Syahri Jaang minta tambah itu yang 700 ribu atau dengan peningkatan dana Bosda.” ujarnya

Namun diketahui dari hasil rapat dengar pendapat tersebut belum menemukan hasil yang pasti, tetapi setidaknya dari penyampaian Komisi IV DPRD kota Samarinda sudah memberikan efek was was guru terkait tujangan Insentif menjadi berkurang.

“Karena kita bergantung disitu, kalau guru ini tidak kita gaji, tidak bekerja, bagaimana dengan anak-anak kita, anak bangsa ini” ungkapnya

Penulis : farid

Post Views: 399
Previous Post

Tak Setuju BBM Naik, Irwan Minta Pemerintah Fokus Tindak Penjualan BBM Ilegal

Next Post

Terima Audiensi Aksi mahasiswa Muslim Indonesia, terkait pemotongan insentif guru. DPRD : jelaskan dengan detail.

Redaksi

Redaksi

Next Post
Terima Audiensi Aksi mahasiswa Muslim Indonesia, terkait pemotongan insentif guru. DPRD : jelaskan dengan detail.

Terima Audiensi Aksi mahasiswa Muslim Indonesia, terkait pemotongan insentif guru. DPRD : jelaskan dengan detail.

Statistik Pengunjung

437916
Users Today : 1262
Total Users : 405807
Views Today : 2204
Total views : 1436042
Who's Online : 7
Your IP Address : 216.73.216.167
Server Time : 2026-04-15
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In