Ket Foto,Ketua Komisi 1V,Novan Syahronny Pasie
Publikews.co Samarinda – Keberhasilan Program Sekolah Rakyat di Kota Samarinda mulai terlihat setelah satu tahun berjalan. Menurut DPRD Samarinda, capaian tersebut tidak hanya didukung oleh kurikulum dan fasilitas belajar, tetapi juga ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik yang membimbing para siswa selama proses pembelajaran.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menyampaikan bahwa sistem perekrutan guru yang diterapkan dalam program tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Rekrutmen dilakukan secara nasional oleh pemerintah pusat sehingga tenaga pengajar berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bukan hanya dari Samarinda.
“Proses seleksi guru dilakukan secara nasional. Karena itu, para tenaga pendidik yang bertugas berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, tidak hanya dari Samarinda,” kata Novan, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa mayoritas guru yang terlibat merupakan lulusan baru dengan usia yang relatif muda. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi nilai tambah karena para pengajar dinilai lebih mudah menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakter peserta didik serta mampu membangun komunikasi yang lebih efektif.
Novan menegaskan bahwa keberhasilan seorang pendidik tidak ditentukan oleh usia, melainkan kemampuan dalam membentuk karakter, menanamkan disiplin, serta mengembangkan potensi setiap siswa melalui proses pendampingan yang konsisten.
Selama tahun pertama pelaksanaan program, DPRD melihat adanya perubahan positif pada peserta didik. Selain peningkatan prestasi belajar, para siswa juga dinilai semakin aktif mengikuti kegiatan pembelajaran, lebih percaya diri, serta menunjukkan perkembangan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Dalam waktu satu tahun saja, perubahan yang terjadi sudah cukup terlihat. Ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan Program Sekolah Rakyat mulai memberikan hasil sesuai harapan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencapaian tersebut memiliki arti penting karena sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang bagi anak untuk berkembang apabila memperoleh kesempatan belajar yang layak dan pendampingan yang berkualitas.
Ke depan, DPRD Samarinda berharap kualitas tenaga pendidik tetap menjadi perhatian utama agar Program Sekolah Rakyat terus berkembang. Dengan pembinaan yang berkesinambungan dan didukung guru yang kompeten, pemerataan akses pendidikan di Kota Samarinda diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran.(adv/ayii)








Users Today : 231
Total Users : 458067
Views Today : 664
Total views : 1529190
Who's Online : 2