Publiknews.co Samarinda – Gua Tapak Raja, yang terletak di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, kini menjadi salah satu destinasi wisata utama di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Keindahan alamnya, ditambah akses yang mudah dijangkau, menjadikan gua ini sebagai pilihan menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke IKN.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengungkapkan bahwa Gua Tapak Raja sudah siap untuk menyambut kedatangan wisatawan.
“Gua Tapak Raja sangat strategis sebagai destinasi wisata yang dekat dengan Titik Nol IKN, hanya sekitar 30 km dari sana. Aksesnya pun mudah dijangkau, menjadikannya pilihan yang ideal untuk wisatawan yang ingin menikmati wisata alam yang alami dan eksotis,” ujar Ririn.
Eksotisme Gua Tapak Raja
Ririn menjelaskan bahwa Gua Tapak Raja menawarkan pengalaman wisata alam yang unik dengan formasi stalaktit dan stalakmit yang masih terjaga kelestariannya.
“Keindahan Gua Tapak Raja sangat memukau. Formasi batu yang terbentuk secara alami memberikan kesan yang luar biasa. Ini adalah daya tarik wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan,” katanya.
Gua Tapak Raja bukan hanya menawarkan pemandangan yang menakjubkan, tetapi juga menjadi contoh penting bagaimana pariwisata berbasis alam bisa berkembang secara berkelanjutan.
Desa Wonosari, yang mengelola gua ini, berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar, sekaligus meningkatkan fasilitas wisata untuk kenyamanan pengunjung.
Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim memiliki peran penting dalam mempromosikan Gua Tapak Raja dan destinasi wisata lainnya di sekitar kawasan IKN.
Ririn menekankan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk KLHK dan masyarakat Desa Wonosari, untuk memastikan pengelolaan Gua Tapak Raja dapat berjalan dengan baik, tidak hanya dalam hal menarik wisatawan, tetapi juga menjaga kelestarian alam di sekitarnya,” ujar Ririn.
Dinas Pariwisata Kaltim juga berperan aktif dalam mempromosikan destinasi-destinasi wisata melalui kolaborasi dengan media sosial dan wartawan untuk memberikan eksposur yang lebih luas.
Hal ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan dari berbagai daerah untuk mengunjungi kawasan IKN.
Selain Gua Tapak Raja, kawasan IKN juga menawarkan berbagai destinasi wisata menarik lainnya, seperti hutan mangrove di Mentawir dan berbagai destinasi budaya di sekitar Sepaku, yang kaya akan tradisi suku-suku lokal.
Pemerintah Kaltim, melalui Dinas Pariwisata, terus mendorong pengembangan wisata berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat setempat.
Dengan keindahan alam dan dukungan penuh dari pemerintah, Gua Tapak Raja diprediksi akan menjadi salah satu ikon pariwisata utama di IKN yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.(Retno Adv Dispar)








Users Today : 183
Total Users : 405996
Views Today : 420
Total views : 1436495
Who's Online : 10