Ket foto : Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Publiknews.co Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, kembali menegaskan tekadnya untuk membawa Kaltim meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat pada tahun 2028.
Rudy menyampaikan bahwa target tersebut bukan sekadar ambisi, tetapi komitmen yang harus dipersiapkan melalui pembinaan atlet yang terarah serta kompetisi yang berkelanjutan.
Ia menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen daerah dalam mewujudkan prestasi tertinggi tersebut.
“Harapan kami adalah Kalimantan Timur dapat menjadi juara nasional. Itu merupakan sasaran utama kami. Kami memohon dukungan penuh dari seluruh masyarakat,” ujarnya pada Minggu (30/11/2025).
Terkait fokus cabang olahraga, Rudy menegaskan bahwa setiap cabang yang memiliki potensi menyumbang medali akan diperkuat secara optimal.
Menurutnya, Kaltim memiliki sejumlah cabang unggulan yang harus dijaga sekaligus ditingkatkan performanya.
“Seluruh cabang yang berpotensi memberikan medali akan kami perkuat. Apa yang selama ini menjadi andalan harus dipertahankan, dan sebisa mungkin ditingkatkan,” jelasnya.
Di antara berbagai cabang tersebut, sepak bola mendapat perhatian khusus. Rudy meminta tim sepak bola Kaltim mempersiapkan diri untuk tampil maksimal dan membidik gelar juara pada PON 2028.
“Saya memberikan penekanan agar cabang sepak bola dapat meraih gelar juara. Kita harus menemukan strategi terbaik untuk mencapainya,” katanya.
Saat ditanya mengenai kebutuhan pendanaan, termasuk kemungkinan adanya penyesuaian APBD akibat kebijakan pemerintah pusat, Rudy menegaskan bahwa pembiayaan tidak menjadi persoalan yang menghambat pencapaian target.
“Untuk pendanaan, saya menilai bahwa hal itu bukan masalah utama. Anggaran tidak perlu menjadi kekhawatiran,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Kalimantan Timur memiliki kekayaan sumber daya, baik dari sisi talenta atlet maupun potensi daerah.
Menurutnya, pembentukan karakter atlet menjadi kunci agar mampu bersaing di level nasional.
“Kalimantan Timur adalah wilayah yang luas dan kaya. Saya yakin kita memiliki sumber daya yang memadai, baik dari segi kemampuan atlet maupun kekayaan alam,” tuturnya.
Rudy memastikan bahwa dukungan pemerintah terhadap pembinaan atlet tidak akan berkurang meski anggaran daerah menghadapi tekanan.
Ia bahkan menegaskan komitmen yang jauh lebih besar dari standar pembinaan pada umumnya.
“Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh. Mungkin tidak hanya seratus persen, tetapi seribu persen,” ungkapnya dengan tegas.
Ia berharap dorongan tersebut mampu meningkatkan motivasi atlet dan pelatih menjelang PON XXII.
Dengan pembinaan yang intensif, penguatan cabang olahraga unggulan, serta dukungan yang konsisten, Rudy optimistis bahwa Kaltim dapat mewujudkan target meraih gelar juara umum pada tahun 2028.
(Adv/DprdKaltim)






Users Today : 1230
Total Users : 405775
Views Today : 1995
Total views : 1435833
Who's Online : 8