Ket foto: Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Publiknews.co Samarinda — Di era digital dengan arus informasi yang semakin cepat, media memegang posisi penting dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Pers berfungsi sebagai jembatan utama antara pemerintah dan masyarakat, memastikan publik memperoleh informasi yang akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemberitaan yang profesional dan berimbang tidak hanya membantu masyarakat memahami arah kebijakan pemerintah, tetapi juga mendukung stabilitas daerah serta memperkuat kepercayaan publik.
Dalam situasi di mana informasi mudah beredar tanpa kendali, jurnalis berperan menjaga ruang publik dari hoaks dan misinformasi.
Dalam kerangka itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan komitmennya untuk menolak segala bentuk kekerasan terhadap insan pers.
Ia menilai jurnalis memiliki fungsi strategis sebagai pengawas sosial sekaligus penyampai informasi yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami dengan tegas menolak segala tindakan kekerasan terhadap jurnalis. Profesi ini sangat penting, namun rekan-rekan media juga harus tetap berpegang pada kode etik,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Rudy menuturkan bahwa pemerintah daerah selalu membuka ruang bagi kritik yang bersifat membangun.
Menurutnya, kritik merupakan bagian dari proses demokrasi selama tidak menyerang ranah pribadi atau mengarah pada pencemaran nama baik.
“Sampaikan kritik yang bersifat konstruktif, bukan untuk menyerang individu. Jika sudah menyentuh ranah pribadi, itu menjadi masalah. Yang terpenting tidak menimbulkan pencemaran nama baik. Kami siap menerima kritik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penyajian informasi yang akurat dan menenteramkan, demi menjaga situasi sosial di Kalimantan Timur tetap kondusif.
Rudy menekankan bahwa pemerintah lebih memilih fokus pada kerja nyata dibandingkan banyak berbicara di ruang publik.
“Pemberitaan sebaiknya aktual dan memberi ketenangan bagi masyarakat Kaltim. Kami ini lebih banyak bekerja daripada berbicara. Bila ingin lebih banyak memberikan pendapat, tempatnya adalah di legislatif karena di sanalah ruang dialektika,” ungkapnya.
Rudy berharap hubungan antara pemerintah dan insan pers terus terjalin harmonis, saling menghormati peran masing-masing, serta bersama menjaga kepentingan masyarakat dan stabilitas daerah.
(Adv/DprdKaltim/Ca)








Users Today : 376
Total Users : 440976
Views Today : 615
Total views : 1500641
Who's Online : 2