• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home DPRD SAMARINDA

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Meningkat, Komisi IV DPRD Samarinda Prihatin

Redaksi by Redaksi
Maret 11, 2022
in DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
Lemahnya Penanganan Bikin Tak Jera Anjal dan Gepeng
Bagikan

 

PUBLIKNEWS.CO, SAMARINDA – Kota Samarinda menjadi daerah tertinggi di Kaltim untuk kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Setiap tahunnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bukannya turun, justru semakin meningkat.

“Memang di Kaltim ini kita patut prihatin. Terus terang saja, beberapa kali kami melakukan pertemuan dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Dinas Sosial. Diakui memang, kasus di Kaltim ini yang tertinggi di Samarinda,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, belum lama ini ditemui usai menghadiri rapat Komisi IV di kantor DPRD Samarinda.

Dikatakannya, tindak kekerasan pada perempuan dan anak seperti fenomena gunung es.

“Maksudnya, yang terbuka ini baru sedikit, faktanya jauh lebih banyak sebetulnya. Dan kebanyakan kami menemukan laporan, ini ada orang terdekat sendiri pelaku dan korbannya,” terangnya.

“Contoh, hubungan saudara, bapak dan anak. Artinya kita lebih menggiatkan lagi pencegahan dan penanganan,” sambungnya.

Untuk itu, Politisi dari Gerindra ini meminta, sanksi hukuman yang diberikan harus lebih tegas terhadap pelaku, untuk menimbulkan efek jera.

“Penindakan secara hukum sanksi efek jera,” tegasnya.

Deni mengingatkan bahwa, penanaman pendidikan agama sangat penting diberikan sejak dini dan di lingkungan keluarga.

“Lakukan pencegahan sejak dini dengan menanamkan pendidikan agama pada anak usia dini, itu penting, karena jadi benteng terakhir dari masalah agama adalah ketika dihadapkan dengan masalah akhlak. Jika ini diterapkan, insyaallah benteng anak akan kuat menghadapi kondisi apapun,” imbuhnya.

Penulis : Han

Post Views: 449
Previous Post

Jadikan BPJS Kesehatan “Kartu Sakti”, Deni Hakim : Saya Dukung untuk Kesejahteraan Rakyat

Next Post

PKL Folder Air Hitam Mengadu ke DPRD Samarinda, Ini Kata Ketua Komisi II

Redaksi

Redaksi

Next Post
PKL Folder Air Hitam Mengadu ke DPRD Samarinda, Ini Kata Ketua Komisi II

PKL Folder Air Hitam Mengadu ke DPRD Samarinda, Ini Kata Ketua Komisi II

Sosial Media

Statistik Pengunjung

523318
Users Today : 116
Total Users : 491209
Views Today : 174
Total views : 1583415
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.217.109
Server Time : 2026-09-02
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In