Publiknews.co Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa tidak ada alasan kuat untuk mengganti Sekretaris DPRD Kaltim, Nurhayati Usman, di tengah isu mutasi yang sempat mencuat.
Hasanuddin menilai, kinerja Nurhayati sejauh ini cukup baik dan perannya sangat penting, terutama dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim.
Posisi ini, menurutnya, strategis karena berperan langsung dalam proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik untuk anggaran murni maupun perubahan.
“Keberadaan sekretaris sangat dibutuhkan. Tanpa beliau, proses penyusunan dan pembahasan anggaran bisa terganggu. Saat ini, beliau masih menjabat dan perannya masih sangat diperlukan,” tegasnya.
Menanggapi tudingan bahwa Sekretariat DPRD kurang transparan dalam memberikan informasi jadwal rapat kepada pihak eksekutif, Hasanuddin membantah hal tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap agenda paripurna sudah direncanakan melalui Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim setidaknya satu bulan sebelumnya.
Selain itu, jadwal rapat juga disampaikan seminggu sebelum pelaksanaan dan kembali diingatkan tiga hari menjelang acara.
“Tidak ada yang mendadak. Semua sudah terjadwal dengan jelas dan diinformasikan kepada pihak terkait,” jelasnya.
Sebelumnya, publik sempat menyoroti kinerja Sekretariat DPRD Kaltim setelah beberapa kali rapat paripurna dihadiri perwakilan eksekutif, sementara Gubernur Kaltim dan pejabat utama tidak hadir secara langsung. Kondisi ini dinilai sebagian pihak kurang mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam forum resmi.
Hasanuddin menegaskan pentingnya komunikasi efektif antara legislatif dan eksekutif agar agenda pemerintahan berjalan lancar.
Menurutnya, kehadiran pejabat dalam rapat paripurna bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat.
“Pada dasarnya, semua pihak memiliki peran masing-masing. Jika komunikasi terjalin dengan baik, kerja sama antar lembaga akan semakin solid,” ujarnya.
Terkait isu mutasi Sekretaris DPRD, Hasanuddin berharap hal ini tidak menjadi polemik yang mengganggu kinerja lembaga.
Menurutnya, setiap keputusan mengenai jabatan struktural harus berdasarkan evaluasi objektif, bukan karena tekanan opini publik.
“Selama ini Ibu Nurhayati bekerja dengan baik. Jika pun ada hal-hal yang perlu diperbaiki, itu hal wajar dalam organisasi. Namun, untuk mengganti, saya kira belum ada alasan yang mendesak,” tambahnya.
Hasanuddin juga mengajak semua pihak menghargai peran Sekretariat DPRD yang selama ini memastikan kelancaran agenda resmi dewan, mulai dari persiapan dokumen, koordinasi antarbagian, hingga pelayanan administrasi anggota dewan.
Menurutnya, peran tersebut sangat vital, meskipun sering kali kurang mendapat perhatian publik.
“Semua masih berjalan sebagaimana mestinya. Fokus kita adalah bekerja dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kalimantan Timur,” pungkas Hasanuddin.
Penulis Nisnun Editor Redaksi







Users Today : 578
Total Users : 492834
Views Today : 924
Total views : 1586878
Who's Online : 4