Foto : Sekda Kukar, Sunggono
.PUBLIKNEWS.CO, KUKAR – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperkuat layanan publik, khususnya sektor kesehatan, terus digenjot melalui kerja sama pendidikan dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kunjungan ke dua kampus besar, yakni universitas di Purwokerto dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal pekan ini.
“Senin kita ke Purwokerto, dan Rabu ke UGM. Keduanya untuk memastikan kerja sama kita berjalan baik, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dokter spesialis,” ujar Sunggono, Sabtu (31/5/2025).
Menurutnya, kebutuhan dokter spesialis menjadi prioritas penting dalam peta jalan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kukar. Oleh karena itu, Pemkab Kukar mendorong lahirnya tenaga medis profesional yang tidak hanya kompeten, tapi juga berkomitmen melayani daerah.
Namun, misi ke UGM tidak berhenti pada sektor kesehatan. Pemkab Kukar juga menjajaki kerja sama di bidang keahlian lain yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan daerah. Sinergi ini dinilai strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap pakai dan adaptif terhadap tantangan pembangunan.
“Kita ingin pastikan bahwa SDM yang kita dorong kuliah atau sekolah di luar daerah ini memang sesuai kebutuhan dan bisa langsung berkontribusi saat kembali ke Kukar,” jelasnya.
Pemkab Kukar telah menyiapkan daftar nama calon peserta beasiswa yang akan diseleksi untuk melanjutkan pendidikan lanjutan di UGM. Proses rekrutmen akan mengikuti mekanisme seleksi yang ditetapkan oleh pihak kampus.
Sunggono memastikan bahwa beasiswa tetap menjadi komitmen daerah dalam membangun SDM unggul, meskipun tidak semua pendaftar otomatis diterima. Prioritas diberikan pada mereka yang memenuhi kriteria dan bersedia kembali mengabdi ke Kukar.
“Tahun ini setidaknya ada enam orang yang kita siapkan namanya. Mereka punya potensi besar untuk didorong jadi tenaga spesialis,” ungkap Sunggono.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan kampus merupakan langkah penting memperkuat fondasi pembangunan daerah, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun sektor strategis lainnya.
“Kita tidak bisa menunggu. Daerah butuh SDM yang kuat sekarang, dan itu hanya bisa dicapai dengan kolaborasi pendidikan yang terarah,” tutup Sunggono. (Adv)







Users Today : 145
Total Users : 510554
Views Today : 186
Total views : 1618550
Who's Online : 4