Publiknews.co Samarinda — Keberadaan ambulans di beberapa puskesmas di Samarinda dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan pelayanan darurat yang optimal.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai masih banyak kendala teknis di lapangan yang harus segera dibenahi.
Salah satu contoh diungkapkan Novan terjadi di Puskesmas Samarinda Kota.
Meski unit ambulans tersedia, kendaraan tersebut tidak dapat difungsikan lantaran tidak ada pengemudi khusus yang disiapkan.
“Mobil ambulans memang ada, tetapi sayangnya tidak bisa dioperasikan karena tidak tersedia sopir. Saat kegiatan penyuluhan kemarin, kendaraan itu hanya terparkir. Ini sungguh memprihatinkan,” ujar Novan saat ditemui di Samarinda, Minggu (20/7/2025).
Menurutnya, kondisi ini menunjukkan masih lemahnya sistem pendukung dalam pengadaan unit ambulans.
Ia menegaskan, sebuah ambulans tidak hanya sekadar aset, melainkan bagian integral dari layanan kesehatan yang harus didukung dengan sopir, jadwal operasional, serta perawatan rutin agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
“Ambulans tidak boleh hanya dianggap sebagai inventaris. Ini bagian dari sistem pelayanan yang harus benar-benar berjalan, dengan pengemudi yang tersedia, perawatan yang teratur, dan sistem kerja yang jelas,” tegas Novan.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Samarinda agar menyusun kebijakan pengadaan dan pengelolaan ambulans secara berkelanjutan.
Hal itu, katanya, sangat penting agar pelayanan kesehatan darurat dapat diakses masyarakat tanpa hambatan.
“Jangan sampai masyarakat terlambat mendapatkan pertolongan medis hanya karena tidak tersedia kendaraan yang bisa digunakan untuk menuju rumah sakit,” tutupnya.
Penulis Nisnun Editor Redaksi







Users Today : 383
Total Users : 514414
Views Today : 488
Total views : 1626624
Who's Online : 1