Foto: Kepala Desa Purwajaya, Adi Sucipto (Nur/Publiknews)
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Purwajaya memprioritaskan perbaikan infrastruktur pada 2025, dengan fokus utama pada tiga ruas jalan dan rencana pembangunan jembatan penghubung.
Kepala Desa Purwajaya, Adi Sucipto, menyebutkan total panjang perbaikan mencapai sekitar tujuh kilometer yang terbagi pada Jalan Pelita (3 km), Jalan Pembangunan (2 km), dan Jalan Padaringan (2 km).
“Ketiga ruas ini jadi prioritas karena berfungsi vital bagi mobilitas warga dan perekonomian desa,” ujar Adi, Rabu (8/10/2025).
Adi menjelaskan Jalan Pelita mendapat perhatian khusus karena menjadi jalur alternatif antara Loa Duri Ilir dan Purwajaya.
Saat longsor beberapa waktu lalu, Jalan Pelita sempat menjadi akses utama warga. Perbaikan sementara sebelumnya juga sempat didanai swadaya, termasuk kontribusi hampir Rp200 juta dari Haji Teguh salah satu tokoh masyarakat untuk perbaikan darurat.
Jalan Pembangunan dalam kondisi rusak parah sepanjang dua kilometer sehingga menghambat aktivitas sehari-hari warga.
Sementara Jalan Padaringan sudah lebih dari satu dekade tanpa perbaikan signifikan sehingga kini membutuhkan peningkatan badan jalan.
Selain perbaikan jalan, Pemdes Purwajaya memasukkan pembangunan jembatan penghubung antara Loa Janan Ulu dan Purwajaya sebagai prioritas.
Menurut Adi, jembatan ini penting sebagai jalur alternatif bila jalur utama terputus akibat bencana atau perbaikan.
“Kami harap dukungan dari pemerintah kabupaten segera turun agar perbaikan jalan dan pembangunan jembatan bisa direalisasikan tahun ini,” pungkas Adi. (Adv/Nr)







Users Today : 370
Total Users : 440970
Views Today : 560
Total views : 1500586
Who's Online : 2