Publiknews.co Samarinda – Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui program “GratisPol Kesehatan” mendapat sorotan serius dari DPRD Kaltim.
Ketua Komisi IV, Baba, menekankan bahwa penguatan regulasi harus menjadi prioritas utama sebelum program tersebut diimplementasikan secara luas.
Dukungan terhadap konsep layanan kesehatan universal memang mengemuka, namun DPRD Kaltim mengingatkan agar tidak ada langkah gegabah yang justru dapat menghambat efektivitas program ke depannya.
Menurut Baba, tanpa landasan hukum yang solid, program sebesar ini bisa menghadapi berbagai tantangan administratif dan birokrasi.
“Kami tidak menolak inisiatif ini. Justru kami melihatnya sebagai peluang besar untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan. Tapi harus disiapkan dengan matang, terutama dari sisi aturan mainnya,”ujar Baba pada Rabu (4/6/2025).
Ia menilai, potensi GratisPol untuk menjadi solusi bagi kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan sangat besar.
Namun, hal itu hanya bisa tercapai bila seluruh perangkat hukum dan pengawasan berjalan secara konsisten dan terstruktur.
“Setiap rupiah dari dana publik harus dipertanggungjawabkan. Transparansi, akuntabilitas, dan koordinasi antarinstansi menjadi mutlak agar tidak terjadi pelanggaran atau penyimpangan di lapangan,”tambahnya.
Baba juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menyesuaikan kebijakan agar tidak tumpang tindih.
Komitmen DPRD, lanjutnya, adalah memastikan bahwa program tersebut tidak hanya sebatas janji politis, melainkan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur.
“Regulasi bukan sekadar formalitas. Ia adalah fondasi dari keberhasilan program. Tanpa itu, apa yang dibangun bisa saja runtuh karena tidak punya pijakan yang kuat,”tegasnya.
Sebagai mitra pengawasan, DPRD Kaltim berjanji akan terus memantau proses penyusunan hingga pelaksanaan GratisPol, memastikan bahwa prinsip tata kelola yang baik diterapkan demi kesejahteraan masyarakat.
Penulis Nisnun Editor Redaksi PN





Users Today : 263
Total Users : 511345
Views Today : 331
Total views : 1619628
Who's Online : 2