• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Penolakan Tegas Samsun Terhadap Penghapusan Subsidi Pupuk

Redaksi by Redaksi
Januari 27, 2023
in Advetorial, DPRD KALTIM, Kaltim
0 0
0
Samsun Terima Kunjungan Dari PLN IUP Kaltim, Apresiasi Sekaligus Ingatkan Desa 3T
Bagikan

Publik news. Co –Samarinda– Tak ada katak ‘iya’, Wakil Ketua DPRD Prov. Kaltim Muhammad Samsun tolak penghapusan subsidi pupuk oleh kementrian Pertanian RI.

Melihat kondisi tersebut, Samsun secara tegas menolak penghapusan subsidi pupuk oleh Kementrian Pertanian RI yang dilakukan sejak tahun 2022 lalu.

Baginya, penghapusan tersebut akan membuat para petani merasa terberatkan. Tentuny akan berimbas pada memproduksi tanaman, termasuk bahan pokok pangan.

“Saya menerima keluhan masyarakat Petani terkait pencabutan pupuk subsidi. Sejujurnya saya sangat tidak sependapat dengan pencabutan tersebut,” terangnya.

Penghapusan pupuk subsidi bagi para petani, tentunya akan membuat petani harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membeli pupuk. Pasalnya, penghapusan tersebut hanya menyisakan dua jenis pupuk yang masih mendapatkan subsidi, yakni pupuk Urea dan pupuk NPK.

“Tidak boleh ada pengecualian, apabila hal tersebut menyangkut kebutuhan pangan masyarakat,” tegasnya.

Dengan hilangnya pupuk bersubsidi, secara jelas para petani akan memutar otak untuk mengolah lahan produksinya. Efeknya, dapat dirsakan dengan harga hasil pertanian di pasaran yang melonjak tinggi akibat biaya pembelian pupuk yang sudah tak bersubsidi lagi.

“Harga produksi yang naik berkali lipat membuat Petani mengurangi dosis pupuk, sehingga membuat produktivitas menurun, dan kalau produktivitas menurun apa tidak repot kita mengalami sejumlah kelangkaan bahan pokok,” cetus Politisi PDI Perjuangan itu.

(rid/ADV/DPRD Kaltim)

Post Views: 327
Previous Post

Helmi Abdullah Dukung Program Pro Bebaya Pemkot Dalam Pemerataan Pembangunan

Next Post

RT 21, RT 22, RT 23 Kelurahan Selili Hadiri Reses Kamaruddin

Redaksi

Redaksi

Next Post
RT 21, RT 22, RT 23 Kelurahan Selili Hadiri Reses Kamaruddin

RT 21, RT 22, RT 23 Kelurahan Selili Hadiri Reses Kamaruddin

Sosial Media

Statistik Pengunjung

529352
Users Today : 865
Total Users : 497243
Views Today : 1307
Total views : 1594653
Who's Online : 4
Your IP Address : 216.73.217.151
Server Time : 2026-09-11
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In