Publiknews.co Samarinda – Sinkronisasi Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 antara DPRD Kota Samarinda dan Pemerintah Kota hingga kini belum mencapai kesepakatan final.
Sejak dibuka beberapa waktu lalu, pembahasan masih berlangsung dengan sejumlah poin yang memerlukan penyesuaian lebih lanjut antara legislatif dan eksekutif.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menjelaskan bahwa Badan Anggaran (Banggar) DPRD masih menelaah secara detail rancangan KUA-PPAS tersebut.
Ia menegaskan, proses pembahasan belum dapat dikatakan selesai karena terdapat beberapa hal yang masih harus dikonsultasikan bersama pihak pemerintah kota.
“Saat ini Banggar DPRD masih membahas rancangan KUA-PPAS 2026. Prosesnya belum final karena ada sejumlah poin yang masih perlu disinkronkan dan terus kami diskusikan,” ujar Helmi, Jumat (8/8/2025) di Kantor DPRD Samarinda.
Terkait rincian nominal anggaran, Helmi memilih untuk tidak memberikan penjelasan lebih jauh.
Menurutnya, angka pasti sebaiknya disampaikan langsung oleh Wali Kota Samarinda untuk menghindari perbedaan informasi di publik.
“Mengenai besaran anggaran, saya kira akan lebih tepat bila disampaikan langsung oleh Wali Kota agar tidak terjadi kekeliruan,” jelasnya.
Helmi menambahkan, koordinasi intensif dengan pihak eksekutif terus dilakukan guna memastikan rancangan anggaran yang dibahas selaras dengan prioritas pembangunan kota.
Langkah ini diharapkan mampu menjamin kelancaran pelaksanaan program pada tahun mendatang.
“Kami menjaga komunikasi dengan pihak eksekutif agar proses sinkronisasi berjalan baik dan seluruh rencana dapat terealisasi sesuai target,” pungkasnya.
Penulisnya Nisnun Editor Redaksi






Users Today : 302
Total Users : 522544
Views Today : 490
Total views : 1640209
Who's Online : 2