• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Suparno Usulkan Pengaturan Zonasi dan Jam Operasional bagi Pedagang Kopi Gerobakan

Redaksi by Redaksi
Juli 20, 2025
in Advetorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
Suparno Usulkan Pengaturan Zonasi dan Jam Operasional bagi Pedagang Kopi Gerobakan
Bagikan

Publiknews.co Samarinda — Maraknya usaha kopi gerobakan di berbagai titik di Kota Samarinda mendapat perhatian dari Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Suparno.

Ia mengusulkan agar pemerintah kota menerapkan kebijakan zonasi dan pengaturan jam operasional bagi para pedagang tersebut.

Menurutnya, langkah ini dapat menjadi solusi penataan tanpa memberatkan pelaku UMKM sekaligus menjaga estetika kota.

Suparno menilai, keberadaan gerobak kopi yang semakin menjamur berpotensi menimbulkan kesan semrawut bila tidak diatur secara terencana.

“Contohnya, para pedagang bisa diarahkan berjualan di zona tertentu dengan batasan waktu yang sudah ditetapkan, supaya tidak terkesan semrawut di ruang publik,” ujar Suparno saat ditemui di Samarinda pada Minggu (20/7/2025).

Ia menambahkan, penataan yang baik akan membantu mencegah kota terkesan kumuh, apalagi jika para pedagang beroperasi secara bebas di kawasan ramai.

“Jangan sampai di satu area terdapat berbagai gerobak dengan warna dan bentuk berbeda berjejer pada saat jam sibuk, yang akhirnya malah menimbulkan kesan kumuh,” lanjutnya.

Suparno juga mengajak adanya sinergi lintas instansi seperti Satpol PP, dinas terkait, hingga pihak kecamatan dan kelurahan untuk menyusun aturan bersama demi menjaga ketertiban tanpa menghambat pertumbuhan UMKM.

“Perlu ada koordinasi yang jelas. Kita ingin UMKM berkembang, tapi tetap ada batasan dan pengaturan yang disepakati bersama,” tegasnya.

Ia pun menekankan perlunya keseimbangan antara upaya penertiban dan tanggung jawab pembinaan terhadap para pelaku usaha kecil, terutama yang berjualan di ruang publik.

“Mungkin juga perlu dikaji untuk membatasi jumlah pedagang di pinggir jalan, karena saat ini jumlahnya sudah sangat banyak,” tutupnya.

Penulis Nisnun Ediror Redaksi

Post Views: 143
Previous Post

Deni Hakim Soroti Kualitas dan Pengelolaan Sport Hub Samarinda

Next Post

Minimnya Pendampingan Dinilai Jadi Faktor Kegagalan Pengobatan TBC di Kaltim, DPRD Tekankan Peran Keluarga dan Komunitas

Redaksi

Redaksi

Next Post
Minimnya Pendampingan Dinilai Jadi Faktor Kegagalan Pengobatan TBC di Kaltim, DPRD Tekankan Peran Keluarga dan Komunitas

Minimnya Pendampingan Dinilai Jadi Faktor Kegagalan Pengobatan TBC di Kaltim, DPRD Tekankan Peran Keluarga dan Komunitas

Sosial Media

Statistik Pengunjung

546523
Users Today : 383
Total Users : 514414
Views Today : 487
Total views : 1626623
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.64
Server Time : 2026-10-11
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In