Foto: Teras Literasi Etam di Kantor Disdikbud Kukar
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Tak banyak ruang tunggu yang bisa membuat orang betah berlama-lama. Namun, di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), pengunjung justru disambut dengan suasana berbeda.
Di sana, tersedia Teras Literasi Etam sudut baca sederhana yang mengubah waktu tunggu menjadi momen edukatif.
Fasilitas ini sudah hadir sejak tahun 2020 dan menjadi salah satu langkah kecil namun bermakna dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan Disdikbud. Ide awalnya muncul dari kebiasaan tamu yang sering menunggu pelayanan di bidang SMP.
“Waktu itu kami berpikir, kenapa tidak dimanfaatkan saja untuk hal yang bermanfaat? Akhirnya kami buat Teras Literasi Etam, tempat di mana tamu bisa membaca buku sambil menunggu. Koleksinya juga kami pilih agar menarik dan ringan dibaca,” ujar Plt. Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, Selasa (28/10/2025).
Emy menuturkan, konsep Teras Literasi Etam bukan hanya sekadar ruang tunggu yang diisi rak buku, tapi dirancang sebagai ruang inspirasi yang mendorong orang untuk kembali akrab dengan aktivitas membaca. Koleksinya pun beragam, mulai dari buku pendidikan, pengembangan diri, motivasi, hingga bacaan umum.
“Tujuannya sederhana siapa pun yang datang ke kantor Disdikbud bisa membawa pulang pengetahuan baru. Jadi, waktu tunggu tidak terasa membosankan, justru bisa jadi pengalaman membaca yang menyenangkan,” katanya.
Menurut Emy, langkah kecil seperti ini penting dalam memperkuat gerakan literasi dari hal yang paling dekat. Tak harus lewat kegiatan besar, literasi bisa tumbuh lewat kebiasaan sederhana: membuka satu halaman buku saat menunggu.
“Bagi kami, literasi itu bukan hanya membaca teks, tapi juga membangun kebiasaan berpikir kritis dan kreatif. Dan kebiasaan itu harus dimulai dari ruang-ruang kecil seperti ini,” tambahnya.
Ke depan, Disdikbud Kukar berencana memperluas akses literasi digital dengan menambah koleksi e-book dan memperbarui bahan bacaan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.
“Semoga Teras Literasi Etam ini bisa jadi inspirasi bagi instansi lain untuk menciptakan ruang tunggu yang produktif. Sederhana memang, tapi kalau setiap pengunjung bisa membawa pulang satu ide baru dari buku yang mereka baca, itu sudah luar biasa,” pungkas Emy. (Adv/Nr)







Users Today : 371
Total Users : 440971
Views Today : 582
Total views : 1500608
Who's Online : 2