• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Banggar DPRD Samarinda Nilai Target PAD 2027 Masih Bisa Ditingkatkan

Redaksi by Redaksi
Juli 27, 2026
in Advetorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
Banggar DPRD Samarinda Nilai Target PAD 2027 Masih Bisa Ditingkatkan
Bagikan

 

Ket Foto: Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim.

Publiknews.co, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda melihat adanya peluang peningkatan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2027. Penilaian tersebut didasarkan pada tren penerimaan daerah yang terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan usulan target pendapatan daerah sebesar Rp1,2 triliun yang tertuang dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027 masih dapat dikaji lebih lanjut sesuai potensi yang dimiliki daerah.

Menurutnya, capaian pendapatan daerah selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kinerja yang cukup positif dan menjadi modal penting dalam menyusun target yang lebih progresif.

“Kalau melihat perkembangan penerimaan daerah saat ini, masih ada ruang untuk meningkatkan target pendapatan. Potensi yang ada perlu dihitung secara cermat agar target yang ditetapkan tetap realistis tetapi juga menantang,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Rohim menjelaskan, salah satu dasar optimisme tersebut berasal dari realisasi PAD Kota Samarinda pada 2025 yang berhasil melampaui target. Saat itu, pendapatan daerah tercatat mencapai sekitar Rp1,138 triliun, lebih tinggi dibandingkan target yang dipatok sebesar Rp973 miliar.

Capaian tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa sejumlah sumber pendapatan daerah masih memiliki peluang untuk terus dikembangkan, terutama dari sektor pajak dan retribusi yang menjadi penopang utama PAD.

“Tren yang ada memperlihatkan bahwa potensi penerimaan daerah masih cukup besar. Karena itu, kami melihat kemungkinan target pendapatan dapat didorong lebih tinggi apabila pengelolaannya semakin optimal,” katanya.

Dalam pembahasan internal Banggar, kata Rohim, muncul proyeksi bahwa PAD Samarinda berpotensi mencapai kisaran Rp1,5 triliun pada 2027. Namun, pencapaian tersebut memerlukan upaya serius dalam menggali sumber pendapatan yang belum maksimal.

Selain fokus pada pendapatan, Banggar DPRD Samarinda juga memberikan perhatian terhadap pola belanja daerah. Rohim menilai penggunaan anggaran harus memiliki arah yang jelas dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menekankan bahwa alokasi anggaran sebaiknya difokuskan pada program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan penguatan sektor produktif.

“Anggaran yang disusun harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Ketika ekonomi bergerak positif, maka peluang peningkatan pendapatan daerah juga akan semakin besar,” jelasnya.

Menurut Rohim, hubungan antara target pendapatan dan kebijakan belanja tidak dapat dipisahkan. Keduanya harus dirancang secara selaras agar pembangunan daerah berjalan sesuai sasaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menambahkan, penyusunan APBD harus tetap mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan, baik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga program yang dijalankan memiliki arah yang jelas.

“Target pendapatan, program pembangunan, dan kebijakan belanja harus saling mendukung. Dengan perencanaan yang terintegrasi, pembangunan daerah akan berjalan lebih efektif dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (advdprdsamarinda)

Post Views: 8
Previous Post

Helmi Dorong Generasi Muda Perkuat Keterampilan Hadapi Persaingan Kerja

Redaksi

Redaksi

Sosial Media

Statistik Pengunjung

504851
Users Today : 316
Total Users : 472742
Views Today : 560
Total views : 1554524
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.216.153
Server Time : 2026-07-27
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In