Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Langkah nyata menuju profesionalisme dunia seni terus dibangun Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), program sertifikasi bagi para seniman lokal mulai digulirkan sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku seni di daerah.
Program ini tertuju pada seni pertunjukan, terutama koreografi, dengan harapan para seniman tak hanya dikenal karena karya di atas panggung, tetapi juga memiliki pengakuan resmi atas kompetensinya.
“Sertifikasi ini penting agar keahlian seniman kita diakui secara formal. Bukan hanya soal legalitas, tapi juga sebagai jaminan bahwa karya mereka sudah memenuhi standar tertentu,” ujar Awang Rifani, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Program Pengembangan Kesenian Tradisional Disdikbud Kukar, Senin (4/8/2025).
Ia menyebutkan meski antusiasme tinggi, pelaksanaan sertifikasi akan dilakukan bertahap. Untuk tahap awal, bidang tari dipilih karena dianggap paling siap.
Beberapa seniman juga sudah pernah mengikuti uji kompetensi serupa pada tahun-tahun sebelumnya.
“Jumlah seniman di Kukar cukup banyak, jadi harus bertahap. Bidang tari kami prioritaskan dulu sambil menunggu anggaran berikutnya,” terangnya.
Disdikbud Kukar pun tidak berjalan sendiri. Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah dibangun untuk memperluas cakupan program.
Dengan begitu, seniman dari berbagai kecamatan bisa ikut menjajal jalur sertifikasi yang sebelumnya belum tersedia.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Sertifikasi dipercaya akan membuka banyak peluang bagi seniman lokal untuk tampil di panggung lebih luas, baik sebagai pengisi acara profesional, pelatih, maupun pendamping seni berbasis komunitas.
“Kalau sudah tersertifikasi, reputasi mereka akan lebih kuat. Itu bisa jadi bekal untuk mengembangkan karier lebih jauh,” kata Awang.
Menurutnya, seni bukan sekadar ekspresi budaya, tetapi juga bisa menjadi kekuatan ekonomi. Pengakuan formal terhadap kemampuan seniman akan berdampak pada nilai karya, kepercayaan publik, dan peluang kolaborasi lintas sektor.
“Kami ingin mereka naik kelas, punya posisi tawar, dan dihargai secara profesional. Seniman Kukar punya potensi besar, tinggal bagaimana kita siapkan panggung yang layak,” tutupnya. (Adv)







Users Today : 57
Total Users : 514951
Views Today : 69
Total views : 1627375
Who's Online : 2