Foto: Sosialisasi roadshow Kelas Parenting di Sekolah Kelompok Belajar (SKB) Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebulu (dok.publiknews)
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini terus ditunjukkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Kelompok Belajar (SKB) Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebulu, pada Selasa (28/10/2025).
Ia menjadi narasumber dalam kegiatan Kelas Parenting yang dihadiri puluhan orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian roadshow Kelas Parenting di 20 kecamatan yang digagas Bunda PAUD Kukar bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.
Tujuannya sederhana yakni memastikan bahwa seluruh anak usia dini di Kukar mendapat akses pendidikan yang layak dan menyenangkan.
Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD hadir bersama Camat Sebulu Edy Fachruddin, Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar Pujianto, Ketua Pokja PAUD Maria Ester, serta Kabid PAUD dan PNF Disdikbud Ida Wahyuni Sayekti.
Kehadirannya disambut hangat oleh para siswa Sekolah Dasar Sebulu yang menampilkan tarian Jepen Begenjoh sebagai ucapan selamat datang.
Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Bunda PAUD terhadap dunia pendidikan di wilayahnya. Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat semangat membangun karakter dan pendidikan mental bagi anak-anak Sebulu.
“Pemerintah daerah sudah membangunkan gedung SKB di Desa Tanjung Harapan ini. Kami mohon dukungan Bunda agar pendidikan mental bagi anak-anak di sini makin kuat,” ujarnya.
Dalam paparannya yang disampaikan oleh Ketua Pokja PAUD Maria Ester, Bunda PAUD Kukar mendorong pentingnya Aksi 3D yakni Mendata, Mendatangi, dan Mendaftarkan anak usia dini.
Melalui langkah ini, pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari layanan PAUD.
“Dari data yang kami miliki di Sebulu, nanti akan diverifikasi ulang. Anak-anak usia 4–5 tahun akan difasilitasi untuk masuk PAUD pada periode 2026–2027,” jelasnya.
Senada dengan pernyataan tersebut, Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto mengajak seluruh pihak untuk bergerak bersama sebelum masa pendaftaran dimulai.
“Kita harus turun langsung, mendatangi keluarga-keluarga agar anak-anak usia dini benar-benar terdaftar di PAUD. Pendidikan anak tidak boleh menunggu, harus kita jemput,” tegasnya.
Selain memperluas jangkauan PAUD, kegiatan roadshow ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan berbagai kebijakan dan peraturan terkait pendidikan anak usia dini serta penguatan peran orang tua melalui kelas parenting.
Pujianto yang juga menjabat sebagai Kepala bidang PAUD dan Pendidikan Non Formah (PNF), menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan akan terus diperkuat melalui pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan di seluruh kecamatan.
“Alhamdulillah, kegiatan di Sebulu berjalan lancar berkat dukungan semua pihak. Ini bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat bisa melahirkan perubahan,” pungkasnya. (Adv/Nr)







Users Today : 371
Total Users : 440971
Views Today : 588
Total views : 1500614
Who's Online : 2