Ket foto: Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.
Publiknews.co Samarinda – DPRD Kota Samarinda terus mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif melalui penyusunan regulasi baru yang diarahkan untuk mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan sektor UMKM memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, meningkatnya jumlah pelaku usaha di Samarinda perlu diimbangi dengan kebijakan yang mampu memberikan arah pengembangan yang jelas dan berkelanjutan.
“UMKM di Kota Samarinda memiliki prospek yang cukup besar untuk berkembang dan berpotensi menjadi salah satu sektor pendukung peningkatan pendapatan daerah apabila dikelola secara maksimal,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Ia menyampaikan, rancangan peraturan daerah yang saat ini tengah disiapkan tidak hanya berfungsi sebagai penguatan payung hukum, tetapi juga menjadi landasan dalam penataan sektor ekonomi kreatif agar lebih tertata dan profesional.
“Regulasi tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha, sehingga pengembangan UMKM dapat berjalan secara lebih terstruktur dan terarah,” katanya.
Dalam rapat paripurna, DPRD turut mengajukan sejumlah langkah strategis guna mendukung perkembangan ekonomi kreatif. Beberapa di antaranya meliputi pemetaan potensi usaha, kemudahan akses pembiayaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penyediaan ruang kreatif bagi pelaku UMKM.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya memperluas struktur ekonomi Kota Samarinda agar tidak hanya bergantung pada sektor sumber daya alam.
Adapun sektor ekonomi kreatif yang menjadi perhatian mencakup berbagai subsektor, seperti kuliner, fesyen, kriya, seni pertunjukan, film, animasi, aplikasi digital, hingga gim. Dari sejumlah subsektor tersebut, bidang kuliner dan kriya dinilai memiliki peluang berkembang lebih cepat karena didukung pasar lokal yang cukup besar serta kedekatan Samarinda dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
DPRD juga menilai sektor ekonomi kreatif berpotensi menjadi sumber PAD baru di tengah ketergantungan daerah terhadap pendapatan yang berasal dari pajak dan retribusi. Selain itu, kontribusi UMKM terhadap perputaran ekonomi daerah disebut terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
“Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan, termasuk dalam aspek permodalan, agar pelaku UMKM memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya. Apabila usaha berkembang, maka kontribusinya terhadap pendapatan daerah juga akan semakin meningkat,” ungkapnya.
Selain berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan sektor UMKM juga diyakini mampu membuka lapangan kerja baru serta membantu mengurangi angka pengangguran di Kota Samarinda.(advdpdrdsamarinda)
Penulis Ayii Editor Redaksi






Users Today : 334
Total Users : 432284
Views Today : 662
Total views : 1486641
Who's Online : 6