• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Harga Kelapa Melonjak, Sapto Setyo Pramono Dorong Penguatan Industri dan Apresiasi Petani

Redaksi by Redaksi
Mei 22, 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM, Kaltim
0 0
0
Harga Kelapa Melonjak, Sapto Setyo Pramono Dorong Penguatan Industri dan Apresiasi Petani
Bagikan

Publiknews.co Samarinda – Kenaikan harga kelapa yang kini mencapai Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per butir menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono.

Ia menilai lonjakan harga ini sebagai sinyal positif yang menunjukkan bahwa para petani mulai memperoleh nilai ekonomi yang layak dari hasil panennya.

“Kenaikan harga ini sebaiknya tidak semata-mata dipandang negatif. Petani juga berhak merasakan keuntungan atas kerja keras mereka. Selama ini, masyarakat cenderung hanya menginginkan harga murah tanpa mempertimbangkan proses produksi di tingkat petani,”ujar Sapto.

Lebih lanjut, ia melihat momentum ini sebagai peluang untuk mendorong pengembangan industri kelapa di Kalimantan Timur. Menurutnya, nilai jual yang meningkat harus disambut dengan strategi pembangunan sektor pertanian yang lebih terintegrasi.

“Kondisi ini seharusnya menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk mulai serius memetakan potensi kelapa sebagai komoditas unggulan. Jika memang memungkinkan untuk dibudidayakan secara luas, maka semua aspek penunjang seperti lahan, tenaga kerja terampil, dan akses pasar harus dipersiapkan dari sekarang,”jelasnya.

Sapto juga mengingatkan bahwa daerah-daerah seperti Muara Jawa, Samboja, dan Marangkayu di Kutai Kartanegara telah dikenal sebagai sentra produksi kelapa.

Potensi tersebut, menurutnya, perlu diperkuat melalui kebijakan berbasis data dan dukungan berkelanjutan.

“Kita sudah memiliki modal dasar dari kawasan-kawasan penghasil kelapa yang ada. Tinggal bagaimana pemerintah bisa memfasilitasi agar sektor ini tumbuh menjadi industri bernilai tambah,”pungkas Sapto.

Penulis Nisnun Editor Redaksi PN

Post Views: 134
Previous Post

DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Integrasi Jalan Lingkar Bontang dalam Perencanaan Daerah

Next Post

Kuasa Hukum Kasus Kamaruddin Ibrahim Tegaskan Bukan Pidana, Melainkan Perdata!

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kuasa Hukum Kasus Kamaruddin Ibrahim Tegaskan Bukan Pidana, Melainkan Perdata!

Kuasa Hukum Kasus Kamaruddin Ibrahim Tegaskan Bukan Pidana, Melainkan Perdata!

Sosial Media

Statistik Pengunjung

480655
Users Today : 776
Total Users : 448546
Views Today : 885
Total views : 1513105
Who's Online : 6
Your IP Address : 216.73.216.146
Server Time : 2026-06-15
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In