Ket. Foto: Kerajinan Manik-Manik Khas Kota Samarinda (Foto: Ist)
Publiknews.Co, Samarinda — Kerajinan manik-manik khas Samarinda, Kalimantan Timur, adalah salah satu warisan budaya yang kaya akan nilai estetika dan sejarah. Kerajinan ini telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Dayak sejak ribuan tahun lalu. Manik-manik tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga memiliki makna simbolis, seperti penanda status sosial, alat dalam ritual adat, dan pelengkap busana tradisional.
Motif yang digunakan dalam kerajinan ini terinspirasi dari keindahan alam, seperti flora, fauna, dan pola geometris khas suku Dayak. Warna-warna cerah seperti merah, kuning, hijau, dan hitam mendominasi karya ini, yang diyakini melambangkan harmoni dan kesejahteraan. Kerajinan manik-manik kini berkembang menjadi beragam produk kreatif, termasuk kalung, gelang, tas, dompet, hingga hiasan rumah, menjadikannya populer di kalangan wisatawan dan pecinta seni.
Di Samarinda, kawasan seperti Pasar Citra Niaga menjadi pusat penjualan kerajinan manik-manik berkualitas tinggi. Banyak pengrajin lokal yang dengan tekun melestarikan tradisi ini, salah satunya adalah Purnamawati. Berkat kegigihannya, Purnamawati berhasil membawa kerajinan manik-manik Samarinda ke pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri.
Upaya pelestarian terus dilakukan melalui pameran, festival budaya, dan pelatihan generasi muda. Dengan cara ini, kerajinan manik-manik tidak hanya menjadi ikon budaya lokal, tetapi juga sumber inspirasi untuk inovasi di sektor ekonomi kreatif. Membeli dan mengenakan produk manik-manik khas Samarinda adalah salah satu cara untuk turut melestarikan warisan budaya yang mempesona ini.
Penulis: Retno | Editor: Ahmadi







Users Today : 346
Total Users : 440475
Views Today : 623
Total views : 1499793
Who's Online : 3