Publiknews.co Samarinda — Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) harus menjadi prioritas utama pemerintah.
Menurutnya, penyelesaian proyek tersebut sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi logistik, menekan tingginya harga kebutuhan pokok, serta mengurangi keterisolasian masyarakat di daerah tersebut, dengan target penyelesaian pada tahun anggaran 2026.
Ia menyoroti kondisi jalan darat di perbatasan yang rusak parah dan berdampak langsung pada meningkatnya biaya transportasi.
“Kerusakan jalan membuat distribusi barang semakin sulit, apalagi ketika jalur sungai juga mengalami kendala. Akibatnya, biaya angkut naik, waktu tempuh bertambah panjang, dan harga kebutuhan pokok ikut melonjak. Kondisi seperti ini sudah lama dirasakan warga Mahakam Ulu,” tutur Hasanuddin.
Hasanuddin menjelaskan, selama ini masyarakat setempat masih bergantung pada jalur sungai sebagai sarana transportasi utama.
Namun, menurunnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sungai menjadi dangkal, sehingga distribusi logistik kian terhambat.
Kondisi ini, menurutnya, semakin menegaskan perlunya percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai penopang utama aktivitas ekonomi dan sosial warga di wilayah perbatasan.
“Pembangunan jalan tidak hanya soal membuka akses, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperkuat keterhubungan antarwilayah, serta menekan disparitas pembangunan. Jika akses jalan baik, distribusi bahan pokok akan lebih lancar, harga dapat terkendali, dan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhannya,” jelasnya.
Hasanuddin juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam percepatan pembangunan, termasuk pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, hingga sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa pemerataan pembangunan harus menjadi agenda prioritas Kaltim.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak boleh hanya terfokus pada kota-kota besar, sementara wilayah perbatasan masih terjebak dalam keterisolasian.
“Kaltim tidak akan maju jika pembangunan hanya terpusat di perkotaan. Infrastruktur jalan di wilayah perbatasan harus diprioritaskan. Jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi baru, mempercepat pergerakan logistik, dan menghubungkan masyarakat dengan lebih baik,” tegas Hasanuddin.(AdvDPRDKaltim/red)








Users Today : 302
Total Users : 491908
Views Today : 707
Total views : 1585061
Who's Online : 4