• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Nidya listono Terus Memonitoring Perusda Agar Maksimal

Redaksi by Redaksi
September 2, 2022
in Advetorial, DPRD KALTIM, Kaltim
0 0
0
Nidya listono Terus Memonitoring Perusda Agar Maksimal
Bagikan

Publiknews. Co -Samarinda– Nidya Listiono Menegaskan untuk Perusahaan daerah (Perusda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang tidak produktif agar direkomendasikan ditutup.

Ketua Komisi II DPRD Prov. Kaltim, Nidya menginginkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim harus benar-benar maksimal didapatkan. Maka dari itu kami akan terus awasi kinerja perusahaan daerah Perusahaan Daerah (Perusda) provinsi Kaltim.
“Kalau mau bicara target tentu PAD yang setinggi-tingginya,” ucap.
Diketahui untuk meningkatkan PAD yang maksimal, salah satu upayanya yaitu dengan memaksimalkan peningkatan kualitas Perusda yang ada di Kaltim. Nidya juga mengatakan jika pihaknya sudah merespon dengan positif adanya surat terbuka dari masyarakat mengenai hasil kinerja perusda di Daerah-daerah.
“Kan kemarin kita sudah sampaikan kritik terhadap perusda yang dari masyarakat menyampaikan surat terbuka itu, dan itu kita tanggapi positif kok, kita panggil satu-satu itu perusda untuk membeberkan masalah kinerja keuangan,” katanya.

Saat ini memang diketahui ada beberapa perbaikan yang harus ditingkatkan, seperti adanya pendapatan perusda yang minus itu harus adanya penambalan.
“Tapi, kalau ada penambahan biarpun sedikit, kita harus fear, semisal minus 11 Milliar, tapi setelah itu positif 57 juta, itu progres,” terang politisi Golkar tersebut.

Menurutnya, jika perusda telah bisa sampai pada posisi break even point (BEP), dimana pengeluaran modal setara dengan pemasukan atau pendapatan yang di dapat.
“Ketika saat ini perusda itu BEP aja itu sudah bagus, tinggal kedepannya tiga sampai enam bulan mau dapat berapa lagi. Ini yang kemudian kita terus kejar, makanya menurut saya kita harus komprehensif, jangan melihatnya setengah-setengah,” ujarnya.

Nidya pun juga memperhatikan bagi Perusda yang memiliki pendapatan besar maupun kecil. Ia akan terus mengecek pembiayaan yang dikeluarkan dari pendapatan tersebut, untuk memastikan pendapatan bersih atau laba bersihnya cukup atau kurang. “Termasuk juga kalau perusda yang pendapatannya besar, kita harus liat over heat nya berapa, feed incomenya berapa, tenaga kerja, operasional, modalnya berapa kemarin keluar, itu yang harus di perhatikan mau besar atau kecil pendapatannya,” jabarnya.

Komisi II akan terus memonitoring perusda-perusda agar penghasilan PAD meningkatkan.“Kita akan terus melakukan monitoring-monitoring terhadap perusda-perusda ini, jangan sampai merasa bahwa tidak responsif,” tuturnya.

Terakhir, ia menegaskan agar ini menjadi perhatian bagi semua Perusda agar tak sembarangan dalam menggunakan fasilitas yang ada, ya di peruntukkan untuk proses produksi. Sebagai penutup Ia akan intens dalam memperhatikan dan seharusnya ini menjadi perhatian penuh untuk semua perusda agar tidak senonoh dalam menggunakan Fasilitas yang diberikan dalam produksi.
“Ini juga warning bagi perusda semuanya, kalau tidak produktif, tidak ada melakukan kegiatan produksi dan memberikan penghasilan, saya akan rekomendasikan untuk di tutup, di bekukan,” tegasnya.

Penulis  : Farid

Post Views: 402
Previous Post

Pelantikan Ketua DPRD Kaltim, dipastikan pada tanggal 12 September 2022.

Next Post

Kurangnya ketersediaan BBM Subsidi, begini Tanggapan Nidya Listiono

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pelantikan Ketua DPRD Kaltim, dipastikan pada tanggal 12 September 2022.

Kurangnya ketersediaan BBM Subsidi, begini Tanggapan Nidya Listiono

Statistik Pengunjung

450367
Users Today : 463
Total Users : 418258
Views Today : 1059
Total views : 1462011
Who's Online : 6
Your IP Address : 216.73.217.145
Server Time : 2026-05-02
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In