PUBLIK NEWS.CO.- SAMARINDA – Pusamania tunjukkan kepedulian terhadap pengentasan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Samarinda, menggelar vaksinasi massal di halaman Stadion Segiri Samarinda tepat didepan Markas Besar (Mabes) Pusamania, dengan menyediakan 1.500 dosis Sinovac, Sabtu (16/10/2021).
Ketua Pusamania Tommy Ermanto Pasemah melalui Sekjen Pusamania Fathurrahman menjelaskan pelaksanaan vaksinasi ini ditujukan kepada anggota Pusamania dan masyarakat umum, yang dibagi dengan dua kloter. Khusus anggota Pusamania pada pukul 08.00-10.00 Wita, dan kemudian dilanjutkan untuk masyarakat umum hingga pukul 14.00 Wita.
Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan perwujudan dari bentuk perhatiannya kepada anggota Pusamania dan juga masyarakat luas. “Ini juga bentuk support kepada pemerintah dalam rangka melawan Covid-19,” kata Atuy sapaannya.
Atuy menyebut melandanya Covid-19 di Samarinda, salah satu faktornya yakni tak terlepas dari kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Namun, karena ia menyadari masih cukup banyak warga yang belum mendapatkannya, karena itu Pusamania hadir untuk menyokongnya.
“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih pada keluarga besar Pusamania dan panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini. Tak lupa pula kepada tenaga kesehatan yang tak kenal lelah mengabdi ke masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, ia juga turut menyampaikan terimakasihnya kepada TNI-Polri yang turut memberikan fasilitas dan mengawal berjalannya agenda ini hingga selesai dengan tertib.
Atuy mengaku hingga siang hari peserta vaksin terus berdatangan, bahkan melebihi target. Disebabkan dari antusias warga sangat luar biasa. Kendati demikian, pendataan tetap dilaksanakan, namun ketika dosis habis maka data yang sudah ada akan dihubungin oleh panitia untuk diarahkan mengikuti program vaksin selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh instansi lain.
“Jadi panitia mendata, nanti langsung hubungi untuk arahkan ke program vaksin tempat lain. Yang jelas kita tetap mengakomodir dan membantu untuk memfasilitasi,” terang Atuy.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Sebab, lanjut Atuy, kendati telah melakukan vaksin, bukan berarti telah kebal dari Covid-19.
“Kita harus bersama-sama mengentaskan Covid-19 ini,” tutupnya.***







Users Today : 560
Total Users : 487755
Views Today : 749
Total views : 1577209
Who's Online : 1