Ket. Foto: Ist
Publiknews.Co, Samarinda — Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki sejumlah desa yang kaya akan budaya dan tradisi yang menawarkan pengalaman wisata unik. Salah satu konsep yang berkembang pesat adalah wisata desa budaya, yang menggabungkan keindahan alam dengan pelestarian tradisi lokal. Desa-desa ini bukan hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga menjadi pusat pelestarian budaya dan pendidikan bagi pengunjung.
Salah satu contoh sukses adalah desa-desa di sekitar Ibu Kota Negara (IKN) yang sedang dipersiapkan untuk menjadi living museum atau museum hidup. Desa-desa seperti ini berupaya untuk mempertahankan kearifan lokal, budaya adat, dan tradisi masyarakat, dengan tujuan menjadikannya destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Desa ini menawarkan pengalaman langsung dengan masyarakat lokal yang tetap menjaga tradisi seperti seni tari, upacara adat, dan kerajinan tangan.
Program semacam ini bukan hanya bertujuan untuk mempromosikan budaya, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai keberlanjutan melalui wisata yang ramah lingkungan dan berbasis kearifan lokal.
Para pengunjung dapat belajar mengenai cara hidup masyarakat yang harmonis dengan alam, sambil menikmati keindahan alam yang asri, seperti hutan tropis, sungai, dan pemandangan pegunungan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendukung pengembangan desa-desa budaya ini dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata, yang tidak hanya mendatangkan manfaat ekonomi tetapi juga memperkuat identitas budaya.
Dengan demikian, wisata desa budaya ini memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik utama bagi Kaltim di masa depan.
Penulis: Retno | Editor: Ahmadi







Users Today : 1014
Total Users : 406827
Views Today : 2343
Total views : 1438418
Who's Online : 8